Kisah Tragis Kematian Abu Jahal
Siapa manusia yang paling sombong? dialah Abu jahal
Kesombongan
Abu Jahal benar-benar melampaui batas. Abu Jahal telah menentang Nabi
Muhammad SAW sedemikian ngototnya. Bahkan pada saat dirinya sudah
sekarat luka parah terkena luka tusukpun masih sempat berkata sombong.
Ia pun berhasil dibunuh oleh Ibn Mas’ud dan mati dan mati sangat
mengenaskan. Nah.... seperti apa kisahnya....
Keangkuhan
Abu Jahal bersama kaum musyrikin akhirnya berakhir dengan cara
mengenaskan. Ia yang selalu menentang Rasulullah SAW akhirnya kalah
dalam perang Badar. Dalam peperangan tersebut. Dalam peperangan
tersebut, orang-orang Islam mendapatkan kemenangan besar, sementara kaum
musyrikin banyak yang mati dan lari karena tak kuasa menahan serangan
umat muslim.
Dikisahkan dalam pertempuran itu, Abu Jahal terjebak
dalam kebingungan karena pasukannya kocar-kacir. Namun karena begitu
besarnya rasa angkuh dalam dirinya, ia berdiri sambil berteriak dengan
penuh kesombongan.
Namun
tak lama kemudian teriakan Abu Jahal pun lenyap seperti ditelan lembah
BADAR. Abu Jahal terus mendapatkan perlawanan dari umat Islam hingga
dalam kondisi terjepit.
“Apa yang terjadi dalam peperangan yang
sengit ini terhadapku, aku ibarat anak dua tahun yang baru keluar
giginya. Seperti inilah ibuku melahirkanku, “ujarnya tak berdaya.
Melihat
Abu Jahal dalam kondisi bahaya, kaum musyrikin mengelilingi Abu Jahal.
Mereka mengelilinginya hingga Abu Jahal persis berada di tengah-tengah
bagaikan pepohonan yang mengelilingi hutan. Tapi dalam sekejap saja
tubuh Abu Jahal ambruk ke tanah. Napasnya terengah-engah karena tusukan
panah dan tebasan pedang dari pahlawan Islam.
Dalam kondisi
sekarat, Abu Jahal pun menunggu detik-detik kematiannya yang sangat
menyakitkan. Ia terkapar dan merasakan sebutuk-buruk penyiksaan.
Tatkala
peperangan telah reda, kaum musyrikin lari dengan kekalahan. Sementara
kaum muslimin bergembira atas kemenangan tersebut.
Rasulullah SAW bersabda,
“Siapa yang mau memperlihatkan kepada kami apa yang diperbuat Abu Jahal? “
Mendapatkan
pertanyaan itu, Ibn Mas’ud berdiri dan bergegas pergi lalu mendapati
Abu Jahal dalam kondisi lemah setelah dipukuli oleh dua putra Afraa
Mu’awwidz dan Mu’adz.
Ibnu Mas’ud pun kemudian menarik jenggot Abu Jahal seraya berkata, “Apakah engkau Abu Jahal?”
“Giliran siapa ini, “kata Abu Jahal dengan sisa-sisa tenaganya.
“Allah SWT dan Rasul-Nya, bukankah Allah SWT telah menghinakanmu wahai musuh Allah? “jawab Ibnu Mas’ud.
“Apakah ada yang lebih hebat dari lelaki yang dibunuh olehkaumnya sendiri? “jawab Abu Jahal dengan nada yang masih saja sombong.
“Aku telah membunuhnya, aku telah membunuh Abu Jahal.”
Kemudian Nabi Muhammad SAW bersabda,
“Demi Allah yang Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Dia.”
Beliau pun mengung-ulang ucapannya sebanyak tiga kali. Kemudian bersabda,
“Allahu Akbar, segala puji bagi Allah, Maha Benar Janji-Mya, menolong hamba-Nya dan memporak-porandakan pasukan, pergi dan perlihatkanlah padaku.”
Para sahabat kemudian bergegas pergi lalu memperlihatkan jasad Abu Jahal kepada Beliau. Kemudian Nabi Muhammad SAW bersabda,
“Inilah Fir’aunnya umat ini.”
Semoga kita di hindarkan dari sifat sifat sedemikian seperti abu jahal,
0 Response to "Kisah Tragis Kematian Abu Jahal"
Posting Komentar