Suka Duka Malaikat Maut saat Mencabut Nyawa
Sabtu, 03 Juni 2023
Add Comment
Setiap yang bernyawa pasti merasakan Mati. dan malaikat yang bertugas mencabut nyawa tersebut adalah malaikat Izrail.
Namun ada kisah haru di balik menakutkannya malaikat Izrail dalam mencabut nyawa.
Ada
kalanya Malaikat Izrail menangis, atau tertawa namun juga ada terkadang
takjub, terkejut dengan lokasi pemandangan insan yang akan dicabut
nyawanya tersebut.
Bagaimana kisahnya...
Allah SWT pernah bertanya kepada Malaikat Maut,
"Apakah kamu pernah menangis ketika kamu mencabut nyawa anak cucu Adam?"
Maka malaikat pun menjawab,
"Aku pernah tertawa, pernah juga menangis, dan pernah juga terkejut dan kaget."
"Apa yang membuatmu tertawa?"
"Aku tertawa karena belum sempat orang tersebut memakai sepatu, dia sudah kucabut nyawanya."
Allah SWT bertanya, "Apa yang membuatmu menangis?"
Maka malaikat menjawab,
"Aku menangis ketika hendak mencabut nyawa seorang wanita hamil di tengah padang pasir yang tandus, dan hendak melahirkan. Maka aku menunggunya sampai bayinya lahir di gurun tersebut. Lantas kucabut nyawa wanita itu sambil menangis karena mendengar tangisan bayi tersebut yang tak seorangpun mengetahui hal itu."
"Lalu apa yang membuatmu terkejut dan kaget?"
Malaikat menjawab,
"Aku terkejut dan kaget ketika hendak mencabut nyawa salah seorang ulama Engkau. Aku melihat cahaya terang benderang keluar dari kamarnya. Setiap kali aku mendekati cahaya itu, semakin menyilaukanku seolah ingin mengusirku. Lalu aku cabut nyawanya disertai cahaya tersebut."
Allah SWT bertanya lagi,
"Apakah kamu tahu siapa lelaki itu?"
"Tidak tahu, ya Allah."
"Sesungguhnya lelaki itu adalah bayi dari ibu yang kau cabut nyawanya di gurun pasir gersang itu. Akulah yang menjaganya dan tidak membiarkannya."
Itulah kisah Malaikat Pencabut Nyawa yang dengan jujur mengatakan kepada kita semuanya melalui kitab Tadzkirah sebuah karya karangan Imam al-Qurthubi.
Semoga kita dapat mengambil pelajaran dari kisah di atas
0 Response to "Suka Duka Malaikat Maut saat Mencabut Nyawa"
Posting Komentar